
Apa itu API? Penjelasan Paling Sederhana Tanpa Bahasa Koding
Kamu sering mendengar istilah 'Tembak API-nya' atau 'Tunggu API dari Backend'. Sebenarnya, makhluk apa sih API ini?
Baca artikel praktis untuk memilih template, memahami framework, meningkatkan kualitas UI, dan mempercepat proses pembuatan website, dashboard, landing page, serta produk digital.

Dulu, JavaScript hanya hidup di dalam Browser untuk membuat tombol bergerak. Kini, JavaScript bisa mengendalikan server raksasa. Siapa pahlawan di balik ini?
Latest Articles
Konten blog ini membantu developer, designer, freelancer, dan founder memilih template serta membangun produk digital dengan lebih cepat.

Kamu sering mendengar istilah 'Tembak API-nya' atau 'Tunggu API dari Backend'. Sebenarnya, makhluk apa sih API ini?

Belajar Backend sering kali terasa menyeramkan karena tidak ada visualnya. Ikuti peta jalan (roadmap) ini agar kamu tidak tersesat dan menyerah di tengah jalan.

Waktunya mempraktikkan teori JWT. Kita akan membuat pintu masuk (Endpoint Login) yang akan mencetak dan menyerahkan KTP Digital kepada pengguna yang lolos.

Jika password yang disimpan di database sudah diacak, bagaimana cara server tahu bahwa user memasukkan password yang benar saat Login? Kenalan dengan JWT.

Waktunya menggabungkan semuanya! Mari hubungkan rute Express.js milikmu dengan Prisma Client untuk membaca dan menyimpan data secara permanen.

Sebelum menyimpan data, kita harus merancang bentuk lemarinya terlebih dahulu. Di Prisma, kita tidak menggunakan GUI, kita menggunakan Schema as Code.

Mengetik perintah SQL mentah seperti 'SELECT * FROM users' di dalam JavaScript itu sudah kuno dan rawan diretas. Mari berkenalan dengan Prisma ORM.

Sebelum kita menyambungkan server dengan tempat penyimpanan, mari kita bahas mengapa kita memilih si gajah biru (Postgres) daripada database lain.

Servermu sudah menyala, lalu apa selanjutnya? Mari kita pelajari bahasa komunikasi universal antar aplikasi yang bernama REST API.
Jelajahi template gratis dan premium yang tersedia di TampilKit. Pilih berdasarkan kategori, framework, dan kebutuhan project kamu.