
Pusher vs Socket.io: Pilih Mana untuk Aplikasi Real-Time-mu?
Kamu sudah paham konsep WebSockets. Sekarang tiba saatnya memilih senjata: Membayar layanan Pusher, atau mengelola server Socket.io milikmu sendiri?
Baca artikel praktis untuk memilih template, memahami framework, meningkatkan kualitas UI, dan mempercepat proses pembuatan website, dashboard, landing page, serta produk digital.

Bagaimana cara Shopee tahu bahwa kamu baru saja mentransfer uang Rp 50.000 di mesin ATM BCA, tanpa perlu mengecek saldo rekening setiap detik?
Latest Articles
Konten blog ini membantu developer, designer, freelancer, dan founder memilih template serta membangun produk digital dengan lebih cepat.

Kamu sudah paham konsep WebSockets. Sekarang tiba saatnya memilih senjata: Membayar layanan Pusher, atau mengelola server Socket.io milikmu sendiri?

Sebelum era Pusher dan Firebase menjamur, ada satu library open-source yang merevolusi cara Node.js menangani chat real-time. Inilah Socket.io.

Membuat tabel 'notifications' di SQL itu gampang. Tapi bagaimana jika struktur teks notifikasinya sangat dinamis: 'Budi dan 5 orang lainnya menyukai foto liburanmu'?

Jika WebSockets mati saat aplikasinya ditutup, bagaimana cara Gojek memberikan notifikasi 'Makananmu sudah sampai' ke layar HP-mu yang sedang terkunci?

Membangun dan mengelola server WebSockets sendiri itu sangat merepotkan. Pusher hadir sebagai layanan yang menyulap websitemu menjadi real-time dalam hitungan menit.

Saat user checkout belanjaan, API-mu harus memotong stok, memproses kartu kredit, dan mengirim email struk. Jika ditunggu, user akan kebosanan. Ini solusinya.

Satu Container Docker untuk Backend itu bagus. Tapi bagaimana jika aplikasimu butuh React, Node.js, Postgres, dan Redis yang menyala bersamaan?

Tidak punya waktu membuat Backend dari nol? Layanan BaaS siap memberimu Database, API, dan Login instan. Kenali perbedaan Firebase dan penantangnya, Supabase.

Menjadi Backend Developer berarti kamu harus nyaman melihat layar hitam penuh teks putih yang bergerak cepat. Mari berkenalan dengan Command Line Interface (CLI).
Jelajahi template gratis dan premium yang tersedia di TampilKit. Pilih berdasarkan kategori, framework, dan kebutuhan project kamu.